.

Jumat, 29 April 2011

Mataku Tidak Bisa Terpejam Hingga Engkau Ridha



Diriwayatkan dari Anas bin Malik rahdiyallahu ‘anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda:

“Maukah kalian aku beritahu tentang istri-istri kalian di dalam jannah?” Mereka menjawab: “Tentu saja wahai Rasulullah!” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:

“Wanita yang penyayang lagi subur, apabila ia marah, atau diperlakukan buruk atau suaminya marah kepadanya ia berkata: “Ini tanganku di atas tanganmu, mataku tidak bisa terpejam hingga engkau ridha.” (HR At Thabrani)



Makna: laa aktahilu bi ghamd yaitu mataku tidak akan bisa terpejam untuk tidur.

Wahai para istri yang bijaksana, cobalah sesekali obat penawar yang pahit ini untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dengan suamimu. Sungguh cara ini telah dicoba oleh seorang istri terhadap suaminya. Ia terlibat perselisihan dengan suaminya, perselisihan itu semakin lama semakin tajam hingga keduanya mengira bahwa penyelesaiannya hanyalah bercerai. Lalu ia mendatangi kamar suaminya dan berkata: “Duhai fulan, ulurkanlah tanganmu biar kubelai, sungguh aku tidak bisa tidur.”

Tiba-tiba saja…

Suaminya berdiri tanpa mengucapkan sepatah katapun, lalu meraih dan mencium tangan istrinya sambil meminta maaf. Keduanya menangis bersama dan hilanglah segala perselisihan seiring dengan deraian air mata…

Apa beratnya melakukan hal semacam ini…?
Akan tetapi…keangkuhan palsu dan kedurhakaan yang dibenci menghalanginya..

Kehormatanku… Keangkuhanku…

Kata-kata setan ini dihembuskan ke dalam hati suami istri ketika muncul masalah diantara keduanya. Kata-kata yang menipu ini merupakan usaha setan untuk mencari pembenaran atas kesalahan masing-masing pihak.

Kehormatan dan keangkuhan apakah yang harus dipertahankan antara sepasang suami istri? Sesungguhnya kehormatan mereka satu. Permohonan maafmu (kepada suami) tidak akan mengurangi kehormatanmu. Bahkan akan menambah kehormatanmu dan cintamu di sisi suamimu. Bahkan permintaan maafmu tersebut –walaupun sebenarnya engkau tidak bersalah- akan membuat suamimu malu terhadap dirinya sendiri. Dan akan membuatnya sadar dan mengoreksi diri.

Janganlah engkau pergi tidur sementara suamimu dalam keadaan marah terhadapmu sebab malaikat-malaikat akan melaknat dirimu


Dikutip dari buku Agar suami Cemburu Padamu

Dr Najla’ As Sayyid Nayil

Pustaka At Tibyan

sumber :http://ummuazka.multiply.com

Baca Yang Ini Juga Ya...



0 komentar:

Posting Komentar

Adab Berkomentar:
Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya:
“Sesungguhnya Allah meridhai kalian pada tiga perkara dan membenci kalian pada tiga perkara pula.
Allah meridhai kalian bila kalian:
(1) Hanya beribadah kepada Allah semata, (2) Dan tidak mempersekutukan-Nya, (3) Serta berpegang teguh pada tali (agama) Allah seluruhnya, dan janganlah kalian berpecah belah
Dan Allah membenci kalian bila kalian:
(1) Suka qiila wa qaala (berkata tanpa dasar), (2) Banyak bertanya (yang tidak berfaedah), (3) Menyia-nyiakan harta”
(HR. Muslim no. 1715)

  © Blogger template 'TotuliPink' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP  

;